Professional Aesthetic Solution

Mitos atau Fakta? Perlunya Pemahaman yang Benar tentang Thread Lift


Thread lift sebagai salah satu prosedur estetik yang popular, masih diperhadapkan dengan beberapa informasi kurang tepat yang beredar di kalangan pasien bahkan praktisi medis. Pentingnya edukasi mengenai treatment threadlift dari narasumber yang tepat merupakan hal penting untuk mendapatkan pemahaman yang benar sehingga informasi yang beredar menjadi akurat. 

Beberapa hal yang masih menimbulkan kecemasan antara lain: Ada yang takut wajah tidak boleh bergerak sama sekali setelah treatment. Ada juga yang khawatir benang bisa putus hanya karena tersenyum atau tertawa. Bahkan, tidak sedikit yang percaya bahwa setelah tarik benang seseorang tidak boleh tidur miring lagi selamanya. 

Padahal, wajah manusia merupakan area yang sangat aktif bergerak setiap hari. Berbicara, makan, tersenyum, hingga menunjukkan ekspresi spontan.

Karena itu, penting untuk memahami mana informasi yang termasuk mitos dan mana yang memang fakta medis sebelum mempertimbangkan prosedur thread lift.

5 Mitos tentang Thread Lift  

Mitos 1: Setelah Tarik Benang Tidak Boleh Tersenyum atau Bergerak Sama Sekali  

Banyak orang mengira wajah harus benar-benar “diam” setelah prosedur thread lift karena takut hasil treatment terganggu.  

Padahal, wajah tetap akan bergerak secara alami saat berbicara, makan, maupun berekspresi ringan sehari-hari. Yang dianjurkan adalah menghindari tekanan berlebihan atau gerakan ekstrem pada area treatment selama masa pemulihan awal agar jaringan dapat beradaptasi dengan lebih baik. 

Mitos 2: Benang Bisa Putus Saat Wajah Bergerak  
Ini termasuk salah satu kekhawatiran yang cukup sering muncul di masyarakat. Aktivitas ringan seperti tersenyum, berbicara, atau makan umumnya bukan penyebab benang langsung “putus”. 
Namun, tetap diperlukan masa pemulihan dan perawatan pasca treatment sesuai anjuran dokter agar hasil dapat lebih optimal. Apabila diperlukan, ada tipe benang yang diperuntukkan spesifik untuk area yang banyak bergerak, contohnya Aptos Light Lift Spring dan Aptos Nano Spring. 

Mitos 3: Thread Lift Hanya untuk Usia Lanjut  
Thread lift tidak selalu identik dengan usia lanjut. Pada beberapa individu, pengenduran jaringan bisa muncul lebih awal karena:  
• faktor genetik  
• penurunan berat badan yang drastis  
• struktur wajah  
• kualitas kulit 
Karena itu, kebutuhan treatment biasanya lebih dipengaruhi kondisi dibanding angka usia semata. 

Mitos 4: Setelah Tarik Benang Tidak Boleh Tidur Miring Selamanya 
Ini termasuk salah satu mitos yang cukup sering dipercaya masyarakat. Padahal, anjuran menghindari posisi tidur tertentu biasanya hanya dilakukan sementara pada masa awal pemulihan setelah treatment. Tujuannya untuk menjaga area treatment tidak tertekan selama proses adaptasi jaringan.

Mitos 5: Thread Lift Bisa Menggantikan Semua Operasi Wajah  
Thread lift memang menjadi salah satu pilihan minimal invasif untuk mengencangkan kulit yang kendur.  
Namun, pada kondisi kekenduran derajat berat atau terdapat perubahan struktur wajah yang signifikan, tindakan operasi tetap lebih diperlukan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. 

5 Fakta tentang Thread Lift

Fakta 1: Wajah Manusia Bergerak Ribuan Kali Setiap Hari  

Wajah manusia termasuk area tubuh yang sangat aktif bergerak karena digunakan untuk berbicara, makan, tersenyum, dan menunjukkan ekspresi setiap hari.  
Karena itu, thread lift dirancang dengan mempertimbangkan dinamika gerakan wajah sehari-hari, bukan hanya tampilan wajah saat diam saja.

Fakta 2: Thread Lift Tidak Hanya Digunakan untuk Area Pipi  
Thread lift kini digunakan pada berbagai area wajah dan tubuh seperti area:   
- Alis 
- Hidung 
- Submental 
- Lengan 
- Perut 
- Paha  
- Intimate 
Tentunya dengan teknik dan pendekatan yang disesuaikan dengan area treatment. 

Fakta 3: Kolagen Memiliki Peran Penting dalam Thread Lift  
Selain membantu memberikan support jaringan, thread lift juga sering dikaitkan dengan stimulasi kolagen pada area treatment.
Karena itu, beberapa perubahan kualitas kulit dapat terlihat bertahap seiring proses regenerasi jaringan. Aptos Namica adalah tipe benang Aptos yang memberikan efek lifting sekaligus efek skin quality yang optimal dengan membantu stimulasi kolagen dan elastin. 

Fakta 4: Downtime Thread Lift Relatif Lebih Minimal Dibanding Operasi  
Banyak pasien mempertimbangkan thread lift karena prosedurnya minimal invasif dengan masa pemulihan yang umumnya lebih cepat dibandingkan tindakan operasi besar.

Perawatan pasca prosedur tetap diperlukan agar hasil lebih optimal dan menghindari komplikasi. 

Fakta 5: Hasil Thread Lift Tidak Langsung Final di Hari Pertama  
Banyak orang mengira hasil thread lift langsung final segera setelah treatment selesai.
Padahal, jaringan wajah masih memerlukan waktu untuk beradaptasi selama proses pemulihan. Karena itu, tampilan wajah dapat berubah secara bertahap seiring berjalannya waktu dan proses regenerasi jaringan.
Thread Lift Bukan Sekadar “Menarik Wajah”
Dalam aesthetic medicine modern, tujuan thread lift bukan sekadar membuat wajah terlihat lebih kencang.  Pendekatan treatment semakin berkembang ke arah:  
• hasil yang natural  
• proporsi wajah yang harmonis  
• dan perbaikan kontur yang tetap sesuai karakter wajah masing-masing individu  

Karena itu, pemahaman yang tepat mengenai thread lift menjadi penting agar keputusan treatment tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan anatomi dan tujuan hasil setiap individu. 
Informasi dan pemesanan produk, dapat menghubungi kami di +6281284821717