Bumi Estetika Perkasa sukses menyelenggarakan Rhythm of Aptos: Road to Aptos Festival pada 21 April 2026 di ARTOTEL Thamrin, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Aptos Festival, perayaan 30 tahun perjalanan Aptos yang diselenggarakan secara eksklusif di 30 negara di dunia.
Acara ini berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh antusiasme, menghadirkan para praktisi aesthetic medicine dari berbagai wilayah di Indonesia. Momentum ini menjadi ruang yang bermakna untuk saling terhubung, bertukar wawasan, serta memperkuat kolaborasi dalam balutan forum yang edukatif dan inspiratif.
Di awal rangkaian acara, ditayangkan video sambutan dari dr. George Sulamanidze. Dalam sambutannya, ia merefleksikan perjalanan Aptos yang kini memasuki usia 30 tahun, berawal dari gagasan sederhana dr. Marlen Sulamanidze hingga berkembang menjadi teknologi benang yang dikenal luas hingga saat ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut, sekaligus mengundang para peserta untuk turut hadir dalam Aptos Festival mendatang.

Sepanjang acara, peserta mengikuti sesi ilmiah dan diskusi interaktif yang membahas perkembangan terkini di bidang estetika, khususnya teknologi benang. Nano Namica dengan teknologi NAMICA turut dipaparkan sebagai bagian dari inovasi perawatan berbasis Hyaluronic Acid (HA). Teknologi ini mengusung metode enkapsulasi HA yang dilepaskan secara bertahap di dalam kulit, guna memberikan efek pengencangan sekaligus meningkatkan kualitas dan hidrasi kulit melalui stimulasi kolagen dan elastin.
Dalam sesi presentasi, dr. Kartini menyoroti potensi teknologi ini sebagai inovasi yang menjanjikan dalam praktik estetika modern. “Nano Namica dapat membantu mempertahankan efek Hyaluronic Acid hingga sekitar 6 bulan, sehingga hasil treatment menjadi lebih optimal,” jelasnya.
Sementara itu, dr. Vania Aramita Sari, Sp.BP-RE, Subsp.EL(K) menekankan pentingnya kualitas di tengah banyaknya produk dengan klaim serupa di pasaran. “Banyak produk dengan klaim yang mirip, tetapi tidak semuanya memberikan hasil yang optimal. Quality is very important,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan suatu prosedur tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga teknik yang digunakan, termasuk penerapan prinsip aseptik yang tepat untuk meminimalkan risiko infeksi, serta kondisi imun pasien yang turut memengaruhi hasil akhir.

Selain sebagai forum edukasi, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi klinik dengan performa terbaik dalam penerapan teknologi estetika—sebagai penghargaan atas kontribusi mereka dalam menghadirkan solusi yang optimal bagi pasien.
Melalui penyelenggaraan ini, Bumi Estetika Perkasa kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri estetika di Indonesia melalui edukasi berkelanjutan, inovasi, serta kolaborasi profesional. Ke depan, inisiatif ini diharapkan dapat terus mendorong kemajuan praktik estetika sekaligus membuka peluang baru dalam menghadirkan solusi yang semakin optimal dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dengan mengutip sebagian materi dari CNN Indonesia. Seluruh hak cipta konten yang dikutip tetap menjadi milik CNN Indonesia.
Sumber:https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260424153157-625-1351666/rhythm-of-aptos-road-to-aptos-festival-hadirkan-inovasi-nano-namica